Crocheting with heart and love

Jumat, 12 Juni 2015

Pertemuan dengan rajutan lagi


Dear sahabat Lusana Craft..

Pertemuan saya dengan rajutan lagi terjadi setelah saya mengalami keguguran di tahun 2012, saat usia kandungan saya 20 minggu.
ceritanya ada di sini

Jadi karena saya merasa sangat kehilangan, selama tiga bulan saya mencoba melarikan diri dengan membaca novel yang tebal-tebal, saya berusaha memenuhi pikiran saya dengan kehidupan orang lain melalui cerita-cerita di novel-novel tersebut. Lumayan sich.. pikiran saya jadi teralihkan biarpun rasa sakit di hati tetap belum berkurang ya.

Disela-sela membaca saya sempat melihat seorang teman memposting foto sepatu bayi rajutan di facebook, ya ampuuunn lucu banget, saya pun bertanya-tanya bagaimana cara membuat sepatu rajutan seperti itu? teman saya pun meminjami saya buku, hakpen dan benang, lengkap deh pokoknya. Saya mulai mempelajari simbol-simbol crochet di buku tersebut, saya baru paham kalau ternyata dalam crochet ada banyak banget simbol-simbol. Kalau kita sudah menguasai simbol-simbol tersebut kita bisa membaca pattern (diagram berbentuk grafik) dan membuat rajutan sesuai pattern tersebut. Saya juga paham, kalau rajutan yang sering saya buat dulu itu ternyata dalam bahasa inggris disebut "crochet" atau dalam bahasa indonesia itu disebut "merenda".

Ini hasil saya belajar merajut dari buku ya.. Jangan bertanya pasangannya ya, karena saya hanya bikin satu aja.. hahaha..


Kemudian pas 100 hari setelah saya kehilangan Mutiara, saya bisa bikin ini..


Kemudian saya merajut macem-macem, bando, bros, kantong hp dan mulai menjual hasil rajutan saya.. :-D

So, for me, doing crochet are medicine for my soul.. ^_^

Begitu cerita saya kali ini..
Bagaimana dengan sahabat Lusana Craft..? punya cerita kapan pertama kalinya tertarik belajar merajut, mainan flanel atau craft lainnya? share dong di comment.. ^_^


Awal-awal belajar merajut


Dear sahabat Lusana Craft..
Saya mau cerita ya awal-awal saya belajar merajut.
Sebenarnya saya bisa merajut itu sejak jaman SD dulu, tapi yang saya ketahui hanya beberapa tusukan saja, seperti tusuk rantai, tusuk double crochet, tusuk kerang. Nama tusukannya dulu nggak tahu ya, pokoknya bisa bikin gitu hahaha..

Belajarnya dengan melihat kakak-kakak kelas saya yang merajut di sekolah waktu jam istirahat, bikinnya tali rambut rajutan sejuta umat itu lho.. kayak gimana ya gambarnya..?
saya coba search di google nemu gambar ini..


Iya betul, seperti itulah rajutan yang saya buat, dengan beragam warna, dalamnya karet gelang biasa yang buat iket nasi bungkus itu.. Benang yang saya kenal juga baru benang siyet aja, atau bisa juga disebut benang acrylic.
Saya juga bikin syal buat nenek dengan tusuk kerang, tetapi waktu itu nggak tahu kalau itu tusuk kerang namanya. Dalam periode SMP-SMA jarang-jarang merajut, pernah juga bikin baju boneka buat ponakan tapi ya tusuknya double crochet semua. Kemudian saya kuliah, lalu bekerja dan rajutan-rajutan ini terlupakan. Saya sibuk dengan kegiatan yang lainnya.

Next, saya mau cerita tentang pertemuan saya dengan rajut merajut lagi yaaaa.. ^_^
 

Lusana Craft Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Gossip Celebrity Flower Image by Dapino